Pesona Candi Ratu Boko

Sudah nonton film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2)? Pastinya kalian sudah tahu kan, tempat lokasi yang menjadi saksi kisah asmara Rangga dan Cinta. Ya, Candi Ratu Boko!

Ratu Boko merupakan salah satu destinasi wisata favorit karena memiliki keindahan yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Candi Ratu Boko terletak di Jalan Raya Piyungan – Prambanan Km. 2, Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya tidak begitu jauh dari Candi Prambanan, kurang lebih 3 kilometer ke arah selatan.

Akses untuk mengunjungi Ratu Boko terbilang cukup mudah karena dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi serta menggunakan kendaraan umum. Kita dapat menggunakan bus Trans Jogja rute Bandara Adisutjipto atau rute 1A dari pusat Kota Yogyakarta, kemudian turun di halte Pasar Prambanan. Setelah itu kita dapat memesan taksi atau ojek online untuk dapat melanjutkan perjalanan.



Sebelum masuk ke Candi Ratu Boko, saya dan rombongan istirahat sejenak di pelataran sebelum pintu masuk, di samping Boko Sunset Resto. Saat itu  banyak sekali anak – anak yang bermain dan memberi makan burung dara. Apabila kalian ingin memberi makan burung dara, kalian dapat membeli pakan dengan harga Rp5.000,00.


Harga tiket masuk Candi Ratu Boko untuk wisatawan dewasa (di atas 10 tahun) sebesar Rp40.000,00, sedangkan untuk anak – anak sebesar Rp20.000,00.  Setelah membeli tiket masuk, untuk mengunjungi lokasi kita harus menaiki tangga panjang untuk sampai pada gapura candi yang konon katanya merupakan ikon dari Ratu Boko. Jangan putus asa dahulu! Karena sesampai di sana, kita dihadapkan dengan pemandangan yang cukup indah dengan pohon – pohon yang sangat teduh sehingga dapat dijadikan tempat untuk beristirahat. Terdapat pula air mancur, gazebo yang dipergunakan untuk istirahat pengunjung, kamar mandi, dan musala. 


Terdapat beberapa warung makanan yang letaknya tersebar. Di sana pengunjung dapat membeli makanan dan minuman. Harganya mungkin cukup mahal, sekitar Rp30.000,00 hingga Rp100.000,00. Menunya berbagai macam, contohnya es kelapa muda, nasi goreng, indomie, dan lain – lain. 

Selanjutnya, kita disuguhkan gapura yang terdiri dari dua gerbang, yaitu gerbang luar dan gerbang dalam. Terdapat bangunan berbentuk persegi yang dinamakan paseban. Tidak jauh dari paseban,  akan menemukan bangunan hampir serupa yang merupakan bekas pendopo kerajaan yang digunakan sebagai aula atau tempat berkumpul.





Di sebelah timur, terdapat area dengan rumput hijau terbentang luas. Di area inilah biasanya pengunjung menikmati pemandangan di kawasan Ratu Boko, terutama saat menjelang matahari terbenam. Disediakan juga beberapa kursi di bawah pohon rindang yang dijadikan tempat selfie pengunjung..

Ketika sore hari, jangan beranjak pulang terlebih dahulu. Ratu Boko memiliki spot untuk dapat menikmati keindahan matahari terbenam (sunset) yang begitu menawan seperti yang sudah saya sebutkan tadi. Tidak heran apabila kalian melihat banyak pasangan yang mengunjungi Ratu Boko untuk menikmati suasana romantis di Ratu Boko.

Pokoknya jangan lupa siapkan kamera untuk mengabadikan momen di sana. Pasti kalian tidak akan menyesal deh!






Komentar

  1. bru tau klo ada yg jual mkanan burung disana wkwkw thanks informasiny!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Museum Kereta Keraton