Mie Ayam Pak Bambung, Sajikan dalam Bentuk Hot Plate

Mie ayam merupakan salah satu makanan favorit orang Indonesia. Di Yogyakarta terdapat banyak sekali warung mie ayam. Tetapi, kali ini ada yang berbeda dari mie ayam yang biasanya. Saat itu, saya tertarik dengan pembicaraan teman-teman les yang berkata bahwa ada mie ayam enak di sekitaran tempat les. Karena memang saya dan teman-teman penasaran dengan yang sedang viral langsung saja kami bergegas mengunjungi warung tersebut. 


Terletak di Jalan Gotong Royong RT. 12 RW. 04 Yogyakarta atau lebih mudahnya perempatan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Mie Ayam Pak Bambung ini buka mulai pukul 10.00 sampai 16.00. Tetapi, biasanya sebelum pukul 16.00 sudah habis karena banyaknya pengunjung yang datang. 

Berbagai menu dapat kita temukan di Mie Ayam Pak Bambung ini. Terdapat 4 jenis mie ayam, yaitu mie ayam biasa, mie ayam goreng, mie ayam bakar, mie ayam hot plate. Tentu saja disetiap jenisnya terdapat berbagai varian, seperti sosis, jamur, telur, bakso, ceker, dan sayur.  Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp9.000 sampai dengan Rp25.000, kita sudah dapat menikmati Mie Ayam Pak Bambung.

Saat itu, saya dan teman-teman memesan menu mie ayam hot plate yang terlihat menarik. Memang menarik karena penyajiannya menggunakan hot plate dan cara masaknya juga terbilang unik. Cara masaknya tentu saja hot plate tersebut diletakkan di atas kompor. Pelayanannya tidak terlalu lama. Apabila kalian datang kesini pada jam makan siang atau istirahat mungkin full dan akan memakan waktu cukup lama untuk menunggu. 



Mie ayam yang disajikan juga benar-benar masih mendidih sehingga harus ditunggu sebentar sebelum menikmatinya. Sebenarnya mie ayam ini tidak jauh berbeda dengan mie ayam pada umumnya, Bumbu Mie Ayam Pak Bambung ini kental dan manis, akan menjadi gurih cita rasanya apabila ditaburi dengan bawang goreng diatasnya. Misalkan kalian tidak begitu suka manis, bisa request supaya tidak terlalu manis. 

Penasaran dengan mie ayam bakar dan hot plate Pak Bambung? Selamat mencoba!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Museum Kereta Keraton